wanita sumber inspirasiku

wanita selalu menjadi sumber inspirasiku …..hahaha namanya juga laki laki sob……..setiap hari aku di kelilingi oleh banyak orang di antara meraka banyak loh yang menjadi sumber inspirasiku untuk berkarya contohnya saja membuat design vector art rata rata foto yang saya gunakan untuk membuat vector adalah modelnya wanita kenapa saya lebih senang membuat gambar vector karena bagi saya wanita itu nyemangtin kita sebagai laki laki apa lagi klo ceweknya cantik jujur bro gue klo depan cewek belagu abiss……………….hahaha tekadang aku juuga so pasang wajah cool abis padahal wajah gue pas pasan sobat sekalian jadi intinya kita sebagai calon desainer muda banyak rintanganya bro jadi jagalah mata kita sekalian dalam memandangi mahluk tuhan  yang begitu indah itu klo tidak maka hancurlah iman kita

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

perkembangan vectorku

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

air hujan

ambon 30 mei 2011 pagi ini ambon ( maluku ) kembali hujan perlahan tubuhku ini serasa tidak betah karena dingin yang aku rasakan…….walapun dalam keadan hujan aku tetap bersemagat dalam memulai aktifitas ini……….ambil kain duduk hehehe MALAZ.com hahah mulai mencari inspirasi terbaru …………pertama buka gambar cewek sexi lalu mulai dech di vectorin tapi saat ini ide ku lebih menjurus dalam membuat air hujan ………gi mana yach membuat air hujan dalam bentuk sebuah gambar BUka PS dulu ahhh ( alias photoshop ) supaya bisa mendapatkan Triknya

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

pengertian vector dan bitmap

Perkembangan dunia gamabr digital dalam berbagai bentuk menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat akan image atau citra terhadap sesuatu objek atau benda.
Perkembangan ini tak lepas dari semakin kencangnya laju perkembangan hardware pencipta image maupun pengelola hingga pencetakaan

ya ng sangat bervariasi.

Pengolahan gambar dasar sebuah obyek sampai pada menghasilkan pencitraan yang indah akan sesuatu tak lepas dari cita rasa seni seorang desainer grafis. Seorang desainer yang mampu menghasilkan desain indah bercita rasa seni tinggi dan mampu menampilkan pencitraan bagus atas sebuah obyek/produk.

Seorang desainer mampu memperkirakan sebuah obyek dasar akan dipoles untuk menghasilkan karakter tertentu dengan kombinasi tertentu pula. Kemampuan seorang desainer grafis dalam era digital jelas tak bisa dilepaskan dari derkembangan perangkat lunak dan perangkat keras di bidang pengolahan digital image, mulai dari perangkat input, proses hingga outputnya.

Di sisi perangkat lunak, pengolah grafis termasuk kategori yang memiliki penggemar yang sangat banyak mengingat tingkat aplikatifnya yang relatif tinggi dibandingkan dengan misal, pemrograman atau jaringan. Software pengolah gambar secara umum terbagi dalam dua bagian besar meskipun tidak mutlak, yaitu pengolah vektor dan bitmap.

1. Vektor adalah serangkaian instruksi matematis yang dijabarkan dalam bentuk, garis, dan bagian-bagain lain yang saling berhubungan dalam sebuah gambar. Ukuran file relatif kecil dan jika diubah ukurannya (seperti gambar dibawah ini) kualitasnya tetap. Contoh file vektor adalah .wmf, swf , cdr dan .ai. Dan sering dipakai dalam membuat logo, animasi, ilustrasi, kartun, clipart dsb.

2. Bitmap adalah gambar bertipe raster. Mengandalkan jumlah pixel dalam satu satuan tertentu. Semakin rapat pixel maka semakin baik kualitas gambar. Sebaliknya jika dipaksa diperbesar akan terlihat pecah . Besar file yang dihasilkan cenderung besar.
Contoh bitmap adalah .bmp, .jpg, .gif.

Suatu foto atau gambar bisa direpresentasikan dengan format bitmap dalam ribuan titik warna-warni yang membentuk suatu pola. Pada file bitmap dikenal dua istilah penting, yaitu :

1. Resolusi atau jumlah titik persatuan luas, yang akan mempengaruhi ketajaman dan detil file bitmap. Biasanya dinyatakan dalam satuan dpi (dot per inch).

2. Intensitas atau kedalaman warna, yang akan menentukan kualitas warna gambar secara keseluruhan. Biasanya dikenal istilah 256 warna, high color, true color, gradasi abu-abu (grayscale), serta hitam-putih (black & white).

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Mengapa Photoshop Tidak Menyediakan Metadata yang Aman

Meskipun telah diperbaharui dengan fitur-fitur baru dan semakin lengkap, banyak pengguna Photoshop yang menanyakan mengapa Adobe tidak menambahkan sebuah fitur baru dimana pengguna Photoshop dapat menambahkan copyright dan beberapa informasi lainnya pada file kemudian mengunci file tersebut. Dari tahun ke tahun, banyak sekali Fotografer yang meminta fitur seperti ini ditambahkan dalam Photoshop.

Sayangnya ada alasan yang tepat mengapa fitur ini tidak ditambahkan. Jika anda tertarik lebih jelas simaklah penjelasan dari perancang Photohop, Russell Williams berikut ini.

Saya mengerti apa yang anda cari yaitu sebuah cara dalam mendistribusikan foto/gambar anda sehingga tidak ada orang yang bisa menghilangkan copyright didalamnya. Ada sebuah cara yang bisa digunakan untuk melakukan itu yaitu dengan melekatkan copyright dalam image menggunakan watermark, baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat. Kelemahan dari watermark yang terlihat adalah dalam penggunaannya dalam manipulasi gambar.

Dengan menggunakan watermark berarti anda sudah dapat membuat copyright yang tidak dapat dihilangkan menggunakan Photoshop dan karena itu tidak logis untuk meletakkan sebuah peringatan copyright dalam metadata (tidak diletakkan dalam image) sehingga tidak dapat dihilangkan.

Jika gambar/foto dapat diakses oleh siapapun, tidak ada cara untuk memaksa mereka untuk tetap meletakkan peringatan copyright didalamnya. Ada banyak sekali program yang dapat membuka dan menyimpan ulang file-file JPEG, TIFF, atau bahkan PSD. Itu bukan sesuatu yang sulit untuk memproduksi ulang file-file tersebut tanpa ada copyright didalamnya. Tentunya tidak ada cara untuk menghalangi seseorang untuk menggunakan program-program tersebut.

Jadi, berikan file foto/gambar anda dengan full resolution hanya kepada orang-orang yang anda percayai karena hanya mereka yang memegang versi full resolusinya saja yang dapat menghilangkan metadata tersebut. Anda dapat membuat dua versi bersamaan dimana versi yang satu telah dienskripsi dan yang lainnya tidak. Resolusi rendah untuk versi yang tidak terenskripsi dan resolusi tinggi untuk versi yang terenskripsi atau watemark terlihat untuk versi yang tidak terenskripsi dan tanpa watermark untuk versi yang terenskripsi.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Bagaimana memulai belajar Desain Grafis?

Bagaimana memulai belajar Desain Grafis? Memang itu sebuah pertanyaan yang sangat mendasar bagi seorang desiner pemula.

Definisi Desain Grafis: adalah salah satu bentuk seni lukis (gambar) terapan yang memberikan kebebasan kepada sang desainer (perancang) untuk memilih, menciptakan, atau mengatur elemen rupa seperti ilustrasi, foto, tulisan, dan garis di atas suatu permukaan dengan tujuan untuk diproduksi dan dikomunikasikan sebagai sebuah pesan. Gambar maupun tanda yang digunakan bisa berupa tipografi atau media lainnya seperti gambar atau fotografi.Desain grafis umumnya diterapkan dalam dunia periklanan, packaging, perfilman, dan lain-lain.

Ada beberapa tokoh menyatakan pendapatnya tentang desain grafis yang saya ambil dari situs http://id.wikipedia.org/

Menurut Suyanto desain grafis didefinisikan sebagai ” aplikasi dari keterampilan seni dan komunikasi untuk kebutuhan bisnis dan industri“. Aplikasi-aplikasi ini dapat meliputi periklanan dan penjualan produk, menciptakan identitas visual untuk institusi, produk dan perusahaan, dan lingkungan grafis, desain informasi, dan secara visual menyempurnakan pesan dalam publikasi.

Sedangkan Jessica Helfand dalam situs http://www.aiga.com/ mendefinisikan desain grafis sebagai kombinasi kompleks kata-kata dan gambar, angka-angka dan grafik, foto-foto dan ilustrasi yang membutuhkan pemikiran khusus dari seorang individu yang bisa menggabungkan elemen-eleman ini, sehingga mereka dapat menghasilkan sesuatu yang khusus, sangat berguna, mengejutkan atau subversif atau sesuatu yang mudah diingat.

Menurut Danton Sihombing desain grafis mempekerjakan berbagai elemen seperti marka, simbol, uraian verbal yang divisualisasikan lewat tipografi dan gambar baik dengan teknik fotografi ataupun ilustrasi. Elemen-elemen tersebut diterapkan dalam dua fungsi, sebagai perangkat visual dan perangkat komunikasi.

Menurut Michael Kroeger visual communication (komunikasi visual) adalah latihan teori dan konsep-konsep melalui terma-terma visual dengan menggunakan warna, bentuk, garis dan penjajaran (juxtaposition).

Warren dalam Suyanto memaknai desain grafis sebagai suatu terjemahan dari ide dan tempat ke dalam beberapa jenis urutan yang struktural dan visual.

Sedangkan Blanchard mendefinisikan desain grafis sebagai suatu seni komunikatif yang berhubungan dengan industri, seni dan proses dalam menghasilkan gambaran visual pada segala permukaan.

Kategori Desain Grafis
Secara garis besar, desain grafis dibedakan menjadi beberapa kategori:
1. Printing (Percetakan) yang memuat desain buku, majalah, poster, booklet, leaflet, flyer, pamflet, periklanan, dan publikasi lain yang sejenis.
2. Web Desain: desain untuk halaman web.
3. Film termasuk CD, DVD, CD multimedia untuk promosi.
4. Identifikasi (Logo), EGD (Environmental Graphic Design) : merupakan desain profesional yang mencakup desain grafis, desain arsitek, desain industri, dan arsitek taman.
5. Desain Produk, Pemaketan dan sejenisnya.

Program Pengolah Grafis
Oleh karena desain grafis dibagi menjadi beberapa kategori maka sarana untuk mengolah pun berbeda-beda, bergantung pada kebutuhan dan tujuan pembuatan karya.

1. Aplikasi Pengolah Tata Letak (Layout)
Program ini sering digunakan untuk keperluan pembuatan brosur, pamflet, booklet, poster, dan lain yang sejenis. Program ini mampu mengatur penempatan teks dan gambar yang diambil dari program lain (seperti Adobe Photoshop). Yang termasuk dalam kelompok ini adalah:
– Adobe FrameMaker
– Adobe In Design
– Adobe PageMaker
– Corel Ventura
– Microsoft Publisher
– Quark Xpress

2. Aplikasi Pengolah Vektor/Garis
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat digunakan untuk membuat gambar dalam bentuk vektor/garis sehingga sering disebut sebagai Illustrator Program. Seluruh objek yang dihasilkan berupa kombinasi beberapa garis, baik berupa garis lurus maupun lengkung. Aplikasi yang termasuk dalam kelompok ini adalah:
– Adobe Illustrator
– Beneba Canvas
– CorelDraw
– Macromedia Freehand
– Metacreations Expression
– Micrografx Designer

3. Aplikasi Pengolah Pixel/Gambar
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat dimanfaatkan untuk mengolah gambar/manipulasi foto (photo retouching). Semu objek yang diolah dalam progam-program tersebut dianggap sebagai kombinasi beberapa titik/pixel yang memiliki kerapatan dan warna tertentu, misalnya, foto. Gambar dalam foto terbentuk dari beberapa kumpulan pixel yang memiliki kerapatan dan warna tertentu. Meskipun begitu, program yang termasuk dalam kelompok ini dapat juga mengolah teks dan garis, akan tetapi dianggapa sebagai kumpulan pixel. Objek yang diimpor dari program pengolah vektor/garis, setelah diolah dengan program pengolah pixel/titik secara otomatis akan dikonversikan menjadi bentuk pixel/titik.
Yang termasuk dalam aplikasi ini adalah:
– Adobe Photoshop
– Corel Photo Paint
– Macromedia Xres
– Metacreations Painter
– Metacreations Live Picture
– Micrografx Picture Publisher
– Microsoft Photo Editor
– QFX
– Wright Image

4. Aplikasi Pengolah Film/Video
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat dimanfaatkan untuk mengolah film dalam berbagai macam format. Pemberian judul teks (seperti karaoke, teks terjemahan, dll) juga dapat diolah menggunakan program ini. Umumnya, pemberian efek khusus (special effect) seperti suara ledakan, desingan peluru, ombak, dan lain-lain juga dapat dibuat menggunakan aplikasi ini. Yang termasuk dalam kategori ini adalah:
– Adobe After Effect
– Power Director
– Show Biz DVD
– Ulead Video Studio
– Element Premier
– Easy Media Creator
– Pinnacle Studio Plus
– WinDVD Creater
– Nero Ultra Edition

5. Aplikasi Pengolah Multimedia
Program yang termasuk dalam kelompok ini biasanya digunakan untuk membuat sebuah karya dalam bentuk Multimedia berisi promosi, profil perusahaan, maupun yang sejenisnya dan dikemas dalam bentuk CD maupun DVD. Multimedia tersebut dapat berisi film/movie, animasi, teks, gambar, dan suara yang dirancan sedemikian rupa sehingga pesan yang disampaikan lebih interktif dan menarik.
Yang termasuk dalam kelompok ini adalah:
– Macromedia Authorware
– Macromedia Director
– Macromedia Flash
– Multimedia Builder
– Ezedia
– Hyper Studio
– Ovation Studio Pro

 

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

belajar desain sampai sakit hahahahaa

pada awalnya aku masih belum mengenal apa itu desain apa itu photoshop apa itu corel draw dan lain lain……………………….

ini bermula pada saat aku menginjakan kaki aku pada sekolah smk yang ada di ambon nama sekolahannya adalah smk al wathan…………………….pada saat aku masuk di situ aku cuman tau main komputer sebatas game aja……………………hehehehehehe

di sekolah itu aku ambil jurusan GRAFIKA ( desain grafis )

dan ada kakak kelas aku yang beeee sombong banget…………..bikin emosi aja aku ……………….yachhhhh mulai dech aku belajar yang namanya corel draw ama photoshop……………di sekolah itu……………emang jarang di ajarin tapi karena aku mau aku belajar sendiri tentang desain aku di percya jaga sekolah hahahahhahahaha karena aku ga punya komputer di rumah…….akhirnya aku begadang dechh………………..demi tau komputer………………..lama lama aku jadi tau…dan sekarang yach lumayan aku suda sedikit mahir dalam desain ( ehhh sombongnya aku hahahaha ) …………………….gila belajar ampe lupa makan lupa minum pokonya semuanya dechhhhh.sampai akhirnya jatuh sakit……hehehe tapi aku senang walapun sakit ahahahaha……good luck yach smk al wathan thanks berkat kamu aku jadi megenal desain

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

softwere desain grafis

Daftar Software Desain Grafis

Ada beberapa software yang digunakan dalam desain grafis:

[sunting] Desktop publishing

[sunting] Webdesign

[sunting] Audiovisual

[sunting] Rendering 3 Dimensi

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

pengertian desain grafis

Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. disain grafis diterapkan dalam disain komunikasi dan fine art. Seperti jenis disain lainnya, disain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (disain).

Seni disain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Dipublikasi di Uncategorized | 1 Komentar